Mau Jadi Astronot?

Sewaktu kecil dulu, ada gak nih Bridgers yang bercita-cita menjadi seorang Astronot?
Bridgers tau gak sih, untuk menjadi seorang Astronot itu, apa aja sih syaratnya? Yuk kita bahas!
 
Untuk menjadi seorang Astronot, Bridgers selain memiliki soft skill seperti kemampuan bertahan hidup, kemampuan menyelam di kedalaman lautan, kemampuan kepemimpinan, dan berbagai soft skill lainnya, Bridgers juga harus berlatar belakang dari jurusan Engineering, Biological Science, Physical Science, Computer Science, ataupun Mathematics. Tidak hanya itu, Bridgers diwajibkan untuk memiliki pengalaman kerja professional selama 3 tahun dan jam terbang mengoperasikan pesawat jet minimal 1,000 jam terbang.
 
Waduh, butuh berapa lama nih buat mempelajari semua kemampuan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Astronot? Kandidat Astronot biasa dipilih saat mereka berusia 30 hingga 40tahun-an, dimana para kandidat sudah memiliki banyak kemampuan yang dibutuhkan untuk dapat menjadi seorang Astronot.
 
Bridgers tahu gak sih, kalau sekarang ini, di United Kingdom ada jurusan yang cocok banget kalau Bridgers mau meniti karir sebagai Astronot? Di jurusan Aerospace Engineering with Pilot Study, selain mempelajari perakitan, cara kerja, inovasi, dan maintenance dari berbagai pesawat, Bridgers juga dapat sekaligus belajar mengemudikan pesawat dan ujian lisensi pilot! Jadi, tidak hanya lulus dengan gelar Bachelor of Engineering, Bridgers juga akan mengantongi lisensi Pilot dan telah memiliki jam terbang, karena module nya mewajibkan Bridgers untuk mengemudikan pesawat setelah menerima lisensi.
 
Wah, jadi langsung memiliki jam terbang dan background Engineering yang dibutuhkan untuk kelak menjadi Astronot ya! Eits, namun, tidak semua jurusan Aerospace Engineering memiliki ujian lisensi pilot sekaligus dalam module nya lho! Yuk check dengan EduBridge untuk mengetahui universitas TOP mana aja nih yang ada tes lisensi pilot-nya!

category

  • Destination
  • Institution
  • Major
  • Career Prospect