AUSTRALIA

Cover Image

Kenapa australia ?

Sebagai salah satu negara paling multikultural di dunia, Australia termasuk sebagai benua terkecil namun menjadi negara terbesar keenam di dunia. 

Dengan luas wilayah sekitar 7,7 juta km², negara ini terbagi menjadi enam negara bagian dan dua teritorial utama, dengan kota-kota besar seperti Sydney, Melbourne, Brisbane, Perth, dan Adelaide. 

Wilayah Australia didominasi oleh dataran kering dan gurun di bagian tengah, laut yang panjang di sekeliling negara, serta pegunungan Great Dividing Range di bagian timur. 

Australia jadi memiliki iklim yang beragam, mulai dari iklim tropis di wilayah utara, iklim sedang di bagian selatan, hingga iklim kering di area pedalaman. 

Secara umum, Australia mengalami empat musim, yaitu musim panas (Desember–Februari), gugur (Maret–Mei), dingin (Juni–Agustus), dan semi (September–November).

Sistem Pendidikan

A. English Language Courses

English Language Intensive Courses for Overseas Students (atau ELICOS) bisa bantu kamu memenuhi persyaratan bahasa Inggris kampus Australia jika memang belum mencukupi. 

Durasi studi bisa berbeda-beda, biasanya mulai dari lima minggu hingga 60 minggu (tergantung tingkat kompetensi kamu).

B. High School

Jenjang ini ditujukan untuk student internasional yang ingin melanjutkan pendidikan setara SMA di Australia. 

Biasanya high school dimulai dari Year 7-12 (usia ±12–18 tahun). 

Di tahap akhir (Year 11-12), siswa akan mengambil kurikulum state-based (seperti VCE, HSC, QCE, WACE, dll) atau International Baccalaureate (IB), yang hasilnya akan dikonversi menjadi ATAR (Australian Tertiary Admission Rank) sebagai syarat masuk universitas Australia.

C. Pathway & Foundation Courses

Program satu ini perlu kamu ambil jika nilai akademik mu belum mencukupi persyaratan masuk universitas Australia. 

Program ini bisa menambah kesiapan kamu sebelum akhirnya memasuki program Undergraduate. Durasi studi biasanya sekitar 1 tahun (ada beberapa program yang membutuhkan waktu lebih lama).

D. Vocational Education & Training

Vocational Education and Training (VET) biasanya diajari oleh lembaga Australian Government-owned Technical and Further Education (TAFE) dan lembaga training swasta yang terdaftar (RTOs).

Penyedia pelatihan dan pendidikan ini biasanya memberikan program fokus praktik dan siap kerja. Durasi studi sekitar 1-4 tahun.

E. Higher Education

Universitas swasta dan negeri Australia menyediakan program studi Undergraduate dan Postgraduate, termasuk: Sarjana (masa studi 3-4 tahun), Magister (1-2 tahun), dan Doktoral (3 tahun).

Biaya Kuliah & Hidup

A. Tuition Fee

Universitas Undergraduate (AUD/tahun) Postgraduate (AUD/tahun) Diploma (AUD/tahun)
University of Melbourne 40000 - 62000 49000 - 66000 -
University of Sydney 52000 - 61000 51000 - 62000 -
UNSW Sydney 47000 - 62000 46000 - 62000 -
Australian National University (ANU) 46000 - 56000 36000 - 56000 -
Monash University 44000 - 56000 46000 - 57000 -
University of Western Australia (UWA) 44000 - 52000 43000 - 51000 -
Adelaide University 43000 - 56000 43000 - 60000 -
The University of Queensland (UQ) 46000 - 56000 45000 - 58000 -
Other Universities (Curtin, Tasmania) 30000 - 40000 35000 - 45000 -
TAFE (TAFE NSW, TIWA, etc.) - - 11000 - 24000
*Informasi di atas berdasarkan tuition fee dari kampus Group of Eight (Go8) dan Diploma TAFE 2026.

B. Living Cost

Kategori Estimasi Biaya Hidup (AUD/bulan)
Akomodasi 600 - 2500
Makanan & Groceries 350 - 1100
Transportasi 100 - 200
Utilities 150 - 400
Total AUD 1200 - 4200
*Keterangan : Biaya bisa bervariasi tergantung kota tinggal dan gaya hidup.

Beasiswa

A. Australia Awards

The Australia Awards Scholarships (AAS) menjadi salah satu program beasiswa yang paling diminati, bergengsi, dan sangat kompetitif. Beasiswa ini didanai langsung oleh pemerintah Australia & ditujukan bagi mahasiswa yang berasal dari negara-negara berkembang, tapi memiliki komitmen untuk membawa dampak positif ke negara asalnya.

B. Australia for ASEAN scholarships

Australia for ASEAN Scholarships merupakan program beasiswa internasional yang didanai oleh Pemerintah Australia dan juga ditujukan bagi mahasiswa dari negara-negara anggota ASEAN. Beasiswa ini memberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan jenjang Master di Australia.

C. Australian Government Research Training Program (RTP)

Program beasiswa Research Training Program (RTP) ditujukan untuk mahasiswa domestik maupun internasional yang menempuh pendidikan riset pada jenjang Master by Research dan Doctoral (PhD). Program ini bertujuan untuk mendukung pengembangan riset yang berkualitas.

D. University Scholarships

Selain beasiswa di atas, hampir seluruh universitas di Australia juga menyediakan beasiswa internal (University Scholarships). Beasiswa ini umumnya diberikan berdasarkan prestasi akademik atau kemampuan leadership dengan bentuk potongan biaya kuliah (tuition fee reduction). 

Peluang Kerja

A. Kerja Part-time

Australia mengizinkan mahasiswa internasional pemegang Student Visa (Subclass 500) untuk bekerja part-time selama masa studi dengan beberapa ketentuan tertentu. 

Jam kerja mahasiswa internasional dibatasi hingga 48 jam per dua minggu saat masa perkuliahan berlangsung, dan tanpa batas jam (unlimited hours) selama masa liburan seperti semester breaksummer/winter vacation, dan public holidays.

Peluang kerja part-time banyak tersedia di sektor hospitality, retail, care industries, serta supply chain, dengan upah minimum sekitar AUD 24.10 per jam.

Sesuai dengan regulasi ketenagakerjaan Australia, mahasiswa internasional berhak menerima payslippotongan pajak yang sesuai, serta superannuation (jika penghasilan mencapai AUD 450 atau lebih per bulan).

B. Professional Internship

Mahasiswa internasional di Australia memiliki kesempatan untuk mengikuti program magang profesional (professional internship) yang relevan dengan bidang studi. 

Dengan Student Visa (Subclass 500), pelajar internasional diperbolehkan untuk kerja internship hingga 48 jam per dua minggu saat masa kuliah dan unlimited hours ketika masa liburan.

Program ini dapat menjadi bagian dari kurikulum (work placement year) atau dilakukan secara terpisah untuk menambah pengalaman kerja, meningkatkan employability, serta membangun industry networking di Australia.

Perusahaan multinasional yang diminati banyak pelajar lokal hingga internasional di Australia seperti Deloitte, PwC, Commonwealth Bank, TikTok, Google, Arup, dan masih banyak lagi.

C. Post Graduate Work Visa (2-4 Tahun)

Setelah lulus, mahasiswa internasional berpeluang besar mengajukan Post-Study Work Visa yang memungkinkan tinggal dan bekerja full-time di Australia selama 18-24 bulan tahun tergantung pada jenjang dan bidang studi. 

Untuk mendapatkan visa ini, kamu harus menyelesaikan studi di Australia minimum 2 tahun.

Bagi mahasiswa yang menyelesaikan studi dan bekerja di wilayah regional Australia (Perth, Tasmania, atau Adelaide), bisa mendapatkan peluang untuk perpanjangan visa kerja selama 1-2 tahun. Artinya, total durasi visa kerja setelah lulus bisa mencapai 3-4 tahun.

Visa ini memberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja internasional, membangun karier global, networking, dan pengajuan Permanent Residency (PR).

D. Peluang Permanent Residency (PR)

Bukan cuma terbuka untuk magang dan kerja saja, Australia juga membuka kesempatan lebar bagi pelajar internasional yang ingin berkarier dan tinggal jangka panjang di Australia. 

Dengan Permanent Residency (PR), kamu jadi bisa:

  • Tinggal, kuliah, dan bekerja di Australia tanpa batasan waktu
  • Mendapatkan akses fasilitas kesehatan (Medicare)
  • Apply citizenship Australia jika memenuhi syarat
  • Sponsor keluarga dekat untuk ikut tinggal di Australia

Persyaratan Aplikasi Studi

Persyaratan masuk universitas Australia bisa berbeda-beda dan akan bervariasi tergantung jurusan, jenjang studi yang dipilih, dan latar belakang pendidikan siswa. 

A. General Undergraduate Entry Requirement

Untuk program S1, pelajar Indonesia bisa masuk universitas melalui beberapa jalur, sesuai dengan kurikulum sekolah masing-masing dan aturan universitas itu sendiri.

  • Direct Entry
    Siswa dengan kurikulum IB atau A-Level dapat langsung masuk ke program S1 apabila memenuhi persyaratan akademik. Siswa SMA kelas 12 juga berpeluang melakukan direct entry ke program S1, tergantung kebijakan masing-masing universitas. Jika persyaratan belum terpenuhi, siswa biasanya akan diarahkan ke Foundation atau Diploma terlebih dahulu.
  • Foundation
    Lulusan SMA kelas 12 kurikulum nasional dan IGCSE umumnya perlu mengikuti Foundation sebelum masuk S1. SMA 11 kurikulum nasional juga sudah bisa langsung mengikuti Foundation di beberapa institusi.
  • Diploma (University Pathway)
    Lulusan SMA kelas 12 bisa mengikuti Diploma selama satu tahun dan melanjutkan ke Year 2 Bachelor. Lulusan IGCSE bisa mengikuti 2 tahun Diploma.                                                                               
  • Diploma (Vocational)
    Lulusan SMA kelas 12 atau IGCSE dapat memilih Diploma vokasional yang lebih fokus pada kesiapan kerja. Program ini biasanya berlangsung 2 tahun dan ditujukan bagi siswa yang ingin langsung bekerja.

Notes: Alur di atas bisa berbeda-beda, tergantung kebijakan yang berlaku di setiap universitas dan wilayah bagian.

B. General Postgraduate Entry Requirement

Student harus sudah menyelesaikan degree di tingkat undergraduate.

C. General English Language Requirement

Australia menerima berbagai tes bahasa Inggris sebagai syarat masuk universitas, termasuk IELTSTOEFL iBT, dan Cambridge C1 Advanced

Persyaratan skor dapat berbeda tergantung jenjang studi dan jurusan, namun berikut gambaran umum yang paling sering digunakan (berdasarkan IELTS):

  • Foundation & Diploma
    Umumnya mensyaratkan IELTS overall 5.5 dengan minimum 5.0 di setiap subtest.
  • Undergraduate
    Umumnya mensyaratkan IELTS overall 6.5 dengan minimum 6.0 di setiap subtest. 

    Beberapa jurusan seperti Education, Medicine, Law & Justice hingga Business memerlukan skor IELTS yang lebih tinggi, bisa mencapai 7.0-7.5.
  • Postgraduate
    Persyaratan umum berada di kisaran IELTS 6.5–7.0

Jurusan tertentu seperti Education, Business, Law & Justice, dan Medicine dapat menetapkan skor lebih tinggi tergantung kebijakan universitas.