UNITED KINGDOM

Cover Image

Kenapa united kingdom ?

Sebagai salah satu negara dengan sejarah pendidikan tertua di dunia, United Kingdom (UK) atau Inggris jadi tujuan populer bagi pelajar internasional dari berbagai negara. 

Inggris terdiri dari empat negara, yaitu England, Scotland, Wales, dan Northern Ireland, yang masing-masing punya karakter budaya dan sistem pendidikan yang paling berpengaruh di seluruh dunia.

Dengan luas wilayah sekitar 243 ribu km², Inggris memiliki banyak kota penting dan berpengaruh secara global, seperti LondonManchesterBirminghamEdinburgh, dan Glasgow.

Secara geografis, wilayah Inggris terletak di barat laut Eropa dan didominasi oleh dataran hijau, perbukitan, pegunungan di bagian utara dan barat (Pennine), serta garis pantai yang cukup panjang.

Secara umum, Inggris mengalami empat musim, yaitu musim panas (Juni–Agustus), gugur (September–November), dingin (Desember–Februari), dan semi (Maret–Mei).

Sistem Pendidikan

Tahun akademik Inggris biasanya dimulai setiap September dan berakhir di Juni/Juli tahun berikutnya. 

Biasanya dibagi menjadi 3 periode term akademik, yaitu autumn term (September–Desember), spring term (Januari–Maret), dan summer term (April–Juli).

A. English Language Courses

Untuk student yang ingin belajar atau belum memenuhi persyaratan bahasa Inggris universitas di UK, tersedia berbagai English Language Courses.

Program ini disediakan oleh universitas atau lembaga bahasa yang terakreditasi dengan durasi studi yang bervariasi mulai dari beberapa minggu hingga sekitar 1 tahun, tergantung tingkat kemampuan bahasa Inggris kamu.

B. High School

Jenjang ini setara dengan pendidikan SMA dan dikenal sebagai secondary education

Secondary education di Inggris berlangsung dari Year 7-13 (usia ±11–18 tahun). Namun, bagi student internasional (termasuk dari Indonesia) umumnya masuk di tahap akhir, yaitu:

  • GCSE / IGCSE (Year 10-11 | usia ±14–16 tahun)
    Student mengambil program General Certificate of Secondary Education (GCSE) atau International GCSE (IGCSE) sebagai persiapan ke jenjang berikutnya. Student biasanya mengambil sekitar 9-12 subject, yang terdiri dari:
    • Subject wajib (English, Math, Science)
    • Subject opsional sesuai minat dan rencana studi ke depan (Humanities, Physical Education, Modern Languages, dsb).
      Di akhir program, student akan mengikuti ujian dan memperoleh GCSE/IGCSE Certificate.
  • A-Level atau IB (Year 12-13 | usia ±16–18 tahun)
    Setelah GCSE/IGCSE, student dapat melanjutkan ke:
    • A-Level
      A (Advanced)- Level dikenal sebagai program persiapan universitas selama 2 tahun, dengan fokus pada 3-4 subject yang relevan dengan jurusan kuliah yang dituju. Jika lulus, student mendapatkan A-Level Certificate.
    • IB
      International Baccalaureate (IB) adalah program dengan cakupan subject yang lebih luas, yaitu 6 subject (3 higher level dan 3 standard level), cocok buat student yang masih ingin eksplorasi beragam ilmu pembelajaran. Jika lulus, student mendapatkan IB Certificate.

Hasil dari A-Level atau IB inilah yang wajib dimiliki dan nantinya akan digunakan sebagai syarat masuk universitas di Inggris, melalui sistem pendaftaran terpusat bernama UCAS

C. Pathway & Foundation Courses

Jika nilai akademik atau latar pendidikan kamu belum memenuhi persyaratan langsung masuk universitas Inggris, kamu bisa mengambil Foundation Year atau International Year One (durasi studi umumnya sekitar 1 tahun)

Program ini bisa menambah kesiapan akademik dan bahasa Inggris, serta menyesuaikan sistem belajar di Inggris sebelum akhirnya memasuki program Undergraduate

D. Professional & Vocational

Inggris juga memiliki program professional dan vocational yang biasanya ditawarkan oleh college atau universitas, seperti vocational coursesdiplomahingga technical qualification

Program ini lebih berfokus pada keterampilan praktis dan kesiapan kerja, dan bisa menjadi jalur alternatif menuju universitas atau langsung ke dunia kerja. Durasi studi bervariasi, umumnya 1–2 tahun.

E. Higher Education

Universitas swasta dan negeri Inggris menyediakan program studi Undergraduate dan Postgraduate, termasuk: Sarjana (masa studi 3 tahun), Magister (1 tahun), dan Doktoral (3-4 tahun).

Salah satu keunggulan sistem pendidikan Inggris adalah durasi studi yang relatif lebih singkat.

Biaya Kuliah & Hidup

A. Tuition Fee

Universitas Undergraduate (GBP/tahun) Postgraduate (GBP/tahun) Colleges (GBP/tahun)
University of Cambridge 30000 - 55000 30000 - 70000 -
University of Oxford 37000 - 62000 25000 - 45000 -
London School of Economics 29000 - 36000 30000 - 51000 -
Durham University 28000 - 40000 25000 - 40000 -
Imperial College London 39000 - 56000 46000 - 57000 -
University of Warwick 21000 - 43000 27000 - 35000 -
University of Exeter 25000 - 50000 20000 - 30000 -
University of York 46000 - 56000 25000 - 35000 -
Other Universities (Lancaster, Hertfordshire, etc.) 20000 - 30000 25000 - 45000 -
St. Andrew Colleges, Cardiff Sixth Form College, etc. - - 30000 - 35000
*Informasi di atas berdasarkan tuition fee dari kampus Russell Group dan Colleges 2026 (tuition fee umumnya mengalami kenaikan 3% per tahun).

B. Living Cost

Kategori Estimasi Biaya Hidup (GBP/bulan)
Akomodasi 550 - 1000
Makanan & Groceries 115 - 155
Transportasi 54 - 103
Utilities 80 - 140
Total GBP 799 - 1398
*Estimasi biaya bisa berbeda tergantung kota, gaya hidup, dan jenis akomodasi yang dipilih.

Beasiswa

A. GREAT Scholarships

GREAT Scholarships merupakan program beasiswa yang didanai langsung oleh pemerintah Inggris dan the British Council untuk mahasiswa internasional dari 18 negara (termasuk Indonesia).

B. Chevening Scholarships

Chevening Scholarships menjadi salah satu program beasiswa dari Inggris yang paling diminati, bergengsi, dan sangat kompetitif. Beasiswa ini memberikan beasiswa fully-funded untuk student internasional yang menempuh pendidikan jenjang Master di Inggris.

C. University Scholarships

Selain beasiswa di atas, hampir seluruh universitas di Inggris juga menyediakan beasiswa internal (University Scholarships). Beasiswa ini umumnya diberikan berdasarkan prestasi akademik, non-akademik, atau subject tertentu dalam bentuk potongan biaya kuliah (tuition fee reduction). 

Peluang Kerja

A. Kerja Part-time

Mahasiswa internasional di Inggris yang memegang Student Visa diizinkan untuk bekerja part-time selama masa studi, dengan ketentuan sesuai aturan imigrasi Inggris.

Selama masa perkuliahan berlangsung, mahasiswa internasional umumnya diperbolehkan bekerja hingga 20 jam per minggu. Sementara itu, pada masa libur resmi seperti semester break atau holiday, mahasiswa dapat bekerja hingga 40 jam per minggu (full-time).

Peluang kerja part-time banyak tersedia di sektor hospitality, retail, customer service, hingga bidang yang relevan dengan jurusan kuliah, seperti marketing, healthcare, atau administration.

Terkait upah, Inggris menerapkan National Minimum Wage (2026) yang besarannya ditentukan berdasarkan usia dan diperbarui secara berkala. Secara umum, upah minimum mahasiswa internasional berada di kisaran £10–£12 per jam, tergantung usia dan jenis pekerjaan.

B. Professional Internship

Mahasiswa internasional di Inggris memiliki kesempatan untuk mengikuti program magang (professional internshipyang dikenal sebagai placement year atau sandwich course.

Program ini biasanya menjadi bagian dari kurikulum dan dijalani secara full-time selama 9-12 bulan. Dirancang khusus untuk memberikan pengalaman kerja profesional yang relevan dengan bidang studi & meningkatkan employability.

Internship ini bisa bersifat paid maupun unpaid, tergantung pada jenis program dan kebijakan perusahaan. Selama mengikuti program ini, mahasiswa akan tetap memegang status Student Visa.

Banyak universitas di UK juga menyediakan Career Service yang mendukung mahasiswa internasional, mulai dari review CV dan cover letter, persiapan interview, hingga akses ke perusahaan partner kampus.

Perusahaan lokal maupun multinasional yang sering menjadi tujuan internship mahasiswa di UK antara lain DeloittePwCHSBCUnileverGoogle, serta berbagai startup dan organisasi riset di Inggris.

C. Graduate Visa (2-4 Tahun)

Setelah lulus, mahasiswa internasional di Inggris punya peluang untuk mengajukan Graduate Visa, yaitu visa kerja pasca-studi yang memungkinkan lulusan kampus Inggris tinggal dan bekerja full-time di Inggris.

Durasi Graduate visa adalah:

  • 18 bulan untuk lulusan sarjana (S1) dan magister (S2)
  • 3 tahun untuk lulusan doktoral (PhD).

Untuk dapat mengajukan visa ini, student harus:

  • Menyelesaikan studi di Inggris dengan Student Visa,
  • Lulus dari institusi pendidikan yang terdaftar dan memenuhi syarat,
  • Mengajukan PGWV setelah hasil kelulusan resmi diterbitkan.

Visa ini bersifat open work visa, artinya pemegang visa bebas bekerja di berbagai sektor dan posisi tanpa batasan jenis pekerjaan atau gaji minimum. 

Visa ini juga dapat menjadi batu loncatan untuk berpindah ke jenis visa kerja lain, seperti Skilled Worker Visa (durasi hingga 5 tahun), yang berpotensi mengarah ke status Permanent Residency (PR) di Inggris.

D. Peluang Permanent Residency (PR)

Selain kesempatan kerja setelah lulus, Inggris juga membuka peluang bagi mahasiswa internasional yang ingin berkarier dan tinggal dalam jangka panjang.

Status Permanent Resident (PR) dikenal sebagai Indefinite Leave to Remain (ILR). Status ini umumnya dapat kamu ajukan setelah tinggal dan bekerja di Inggris dalam jangka waktu tertentu (umumnya 5 tahun) menggunakan visa kerja yang memenuhi syarat, seperti Skilled Worker Visa.

Dengan ILR, kamu berhak untuk:

  • Tinggal dan bekerja di Inggris tanpa batasan waktu,
  • Mengakses layanan publik tertentu, termasuk layanan kesehatan (NHS),
  • Mengajukan British citizenship setelah memenuhi persyaratan lanjutan,
  • Mensponsori anggota keluarga dekat untuk tinggal bersama di Inggris

Persyaratan Aplikasi Studi

Persyaratan masuk universitas di Inggris bisa berbeda-beda, tergantung jurusan, jenjang studi, serta latar belakang pendidikan. Namun, secara umum, ada beberapa jalur utama yang bisa ditempuh student dari Indonesia untuk lanjut studi ke Inggris.

A. General Undergraduate Entry Requirement

Untuk program S1, pelajar Indonesia dapat masuk universitas di UK melalui beberapa jalur, menyesuaikan dengan kurikulum sekolah dan kebijakan masing-masing universitas.

  • Direct Entry
    Student dengan kurikulum A-Level atau IB umumnya dapat langsung masuk ke program S1 apabila memenuhi persyaratan akademik. 
    Student SMA kelas 12 juga berpeluang melakukan direct entry ke program S1, tergantung kebijakan masing-masing universitas. Jika persyaratan belum terpenuhi, siswa biasanya akan diarahkan ke Foundation Year atau International Year One terlebih dahulu.
  • Foundation Year
    Lulusan SMA kelas 11/12 kurikulum nasional dan IGCSE umumnya perlu mengikuti Foundation Year sebelum masuk S1. Durasi Foundation Year biasanya 1 tahun, dan setelah lulus, student dapat melanjutkan ke Year 1 program S1.
  • International Year One
    Program ini cocok bagi student yang sudah memenuhi syarat akademik dasar, namun masih membutuhkan penyesuaian sistem belajar dan bahasa Inggris di UK. 
    Jalur ini setara dengan Year 1 program S1, dan setelah lulus, bisa langsung lanjut studi ke Year 2 program S1  di universitas tujuan.
  • Diploma
    Inggris juga memiliki jalur diploma yang lebih fokus pada keterampilan praktis dan persiapan kerja. Program ini umumnya ditawarkan oleh college atau universitas di Inggris. Durasi umumnya sekitar 1-2 tahun, tergantung kualifikasi dan institusi.

Notes: Alur di atas bisa berbeda-beda, tergantung kebijakan yang berlaku di setiap universitas. Aplikasi ke universitas UK juga umumnya dilakukan melalui sistem pendaftaran terpusat bernama UCAS.

B. General Postgraduate Entry Requirement

Student harus sudah menyelesaikan degree di tingkat undergraduate.

C. General English Language Requirement

Universitas di Inggris menerima berbagai tes bahasa Inggris sebagai syarat masuk, termasuk IELTS AcademicTOEFL iBT, dan Cambridge English (C1 Advanced). Namun, IELTS Academic tetap menjadi tes yang paling umum dan paling banyak diterima. 

Persyaratan skor bahasa Inggris dapat berbeda tergantung jenjang studi, jurusan, dan kebijakan masing-masing universitas. Berikut gambaran umum yang paling sering digunakan (berdasarkan IELTS):

  • Foundation & International Year One
    Umumnya mensyaratkan IELTS overall 5.5-6.0 dengan minimum 5.5 di setiap subtest.
  • Undergraduate
    Umumnya mensyaratkan IELTS overall 6.0-6.5 dengan minimum 5.5-6.0 di setiap subtest
    Jurusan tertentu seperti Education, Law, Psychology, Healthcare, dan beberapa program Business dapat menetapkan skor lebih tinggi, biasanya di kisaran 6.5–7.0.
  • Postgraduate
    Persyaratan umum berada di kisaran IELTS 6.5–7.0 dengan minimum 6.0-6.5 di setiap subtest.
    Jurusan seperti Education, Law, Business, Medicine, dan program yang berbasis riset atau komunikasi yang intens sering menetapkan standar skor yang lebih tinggi, tergantung universitas dan program studi.